April 28, 2015

Energi Haq untuk Keselamatan

Bagaimana manfaat Energi Haq untuk Keselamatan?

energi haq untuk keselamatan

Keselamatan adalah hal terpenting dalam hidup. Keselamatan harus dijaga dan harus dipertahankan. Karena Keselamatan menyangkut nyawa dan keberlangsungan hidup. Apa peran Energi Haq untuk Keselamatan? Apakah tidak ada solusi yang lebih baik untuk keselamatan selain dari Pembangkitan Energi Haq?

Hidup ini penuh persaingan. Dan persaingan terbesar adalah bersaing bagaimana untuk tetap hidup dan selalu selamat dalam setiap keadaan. Banyak sekali bahaya dalam kehidupan yang harus diwaspadai, diantaranya :

Bahaya Pembunuhan / Tindak Kriminal 

energi haq untuk keselamatan

Dalam menempuh kehidupan tidak jarang “oknum” manusia menindas, menekan, menjegal, bahkan membunuh manusia lainnya agar dapat memenangkan “persaingan” dalam hidup. Hanya karena uang Rp 1.000 orang tega membunuh. Ada juga hanya karena “kesalahan kecil” maka pengeroyokan mengakibatkan manusia lain kehilangan nyawa. Apakah hal seperti tidak mengerikan?

Begitu juga perampokan, penodongan, seringkali menimbulkan korban jiwa akibat penggunaan senjata tajam dan atau senjata api dari pelakunya, selain dari penggunaan benda tumpul sebagai senjata juga bisa menyebabkan kematian, hilangnya nyawa, hilangnya kesempatan tetap hidup dan pupusnya segala asa dan harapan yang telah dibangun.

Bahaya Perjalanan / Kecelakaan

energi haq untuk keselamatan

Kemudian kita lihat bagaimana selain bertahan dari manusia lainnya, seseorang juga harus luput dari banyak kecelakaan. Ketika seseorang keluar rumah, maka “bahaya” dalam segala bentuk sudah mengancam jiwanya.

Banyak orang beranggapan bila kecelakaan perjalanan itu hanya disebabkan oleh diri kita sendiri, maka dirinya akan selalu selamat, bila selalu hati-hati. Hal ini tidak tepat, karena bahaya justru sangat sulit diprediksi jika hal tersebut bermula dari kesalahan atau kelalaian orang lain. Lihatlah bagaimana seluruh penumpang pesawat mempercayakan keselamatan dirinya pada seorang pilot. Apakah ada yang berani menjamin bahwa pilot atau profesi apapun itu tidak akan bertindak salah?

Simak juga berita tentang adanya pengendara mobil yang mabuk, karena minuman keras, karena ekstasi, karena narkoba dan karena sebab lainnya kemudian menabrak orang banyak hingga timbul banyak korban kematian hanya dalam waktu sekian detik. Tentu saja hal ini sangat berbahaya dan berpotensi mengancam jiwa orang lain di sekitarnya.

Bahaya Binatang Buas / Bahaya Hutan / Bahaya Bencana Alam

Hal lain yang sulit diprediksi adalah bahaya-bahaya yang timbul dari alam. Bahaya ini bisa datang kapan saja. Dan sering tidak bisa diantisipasi dengan baik oleh manusia pada umumnya, karena kurangnya ilmu pengetahuan serta tidak ada tanda atau pemberitahuan yang dipahami untuk menghindar dari bahaya tersebut.

Bahaya “kekuatan jahat” yang tidak terlihat

energihaq untuk keselamatan

Hal ini sudah tidak asing lagi di dunia ini, banyak sekali berita yang mengetengahkan tindakan jahat dengan memanfaatkan “kekuatan dari alam lain” digunakan oleh orang yang tidak suka pada orang lain atau ingin menjatuhkan seseorang. Banyak korban yang tidak memahami dan nyawa hilang begitu saja tanpa dapat terobati.

Karena semua bahaya-bahaya tersebut bukan lagi suatu kemungkinan, tetapi hal yang sudah pasti terjadi setiap harinya, maka haruslah kita mengantispasi dengan mengikuti program Pembangkitan Energi Haq untuk Keselamatan agar tidak menjadi korban bahaya tersebut.

Pada program Pembangkitan Energi Haq untuk Keselamatan ini, nantinya sesorang akan mampu menghindar dari bahaya, salah satunya adalah karena adanya tanda-tanda di dalam dirinya yang akan memberi peringatan dini akan adanya suatu bahaya. Bila dirinya tidak sanggup menghindar dari bahaya tersebut, maka dengan izin Sang Maha Pencipta dirinya tetap selamat.

Kalau begitu tanggung jawab siapa Keselamatan atas diri kita ini? Persiapkan diri dalam menghadapi beragam bahaya dalam kehidupan dengan mengikuti program Pembangkitan Energi Haq untuk Keselamatan.

1 thought on “Energi Haq untuk Keselamatan

Comments are closed.